1.
Jelaskan
definisi tentang etika.
Jawaban :
v Defenisi etika
adalah watak kesusilaan atau adat. Etika dapat juga dikatakan sebagai suatu
studi tentang hal yang benar dan yang salah dan pilihan moral yang dilakukan
sesesorang.
2.
Selain
etika dan perilaku, kita juga harus memperhatikan terhadap norma etika. Menurut
Zimmerer (1996) terdapat tiga tingkatan norma etika. Sebutkan dan Jelaskan.
Jawaban :
1)
Hukum
, yaitu yang berlaku bagi masyarakat umum yang mengatur perbuatan yang boleh
dan tidak boleh dilakukan. Hukum hanyalah mengatur standar prilaku minimal.
2)
Kebaikan
dan Prosedur Organisasi, yaitu yang memberi pedoman khusus bagi setiap individu
dalam organisasi untuk mengambil keputusan setiap karyawan akan bekerja sesuai
dengan kebijakan dan prosedur perusahaan.
3)
Sikap
moral dan mental individu, yaitu kebijakan dan aturan perusahaan amatlah
penting terutama untuk membantu dan mempertinggi pemahaman karyawan tentang
etika prilaku.
3.
Sebutkan
dan jelaskan prinsip etika yang dapat mengarahkan pada perilaku bisnis.
Jawaban :
1)
Kejujuran,
meliputi kepercayaan, bersungguh-sungguh, terus terang, tidak memiliki
keinginan berbuat curang, tidak memanipulasi, tidak berbohong, berbicara apa
adanya.
2)
Integritas,
yaitu sikap dan prilaku yang mampu memegang prisip, melakukan setiap aktivitas
terhormat, penuh kerelaan hati, memiliki pendirian yang teguh, tidak mencara
muka pada atasan, tidak menekan bawahan, tidak ada keinginan berbuat jahat dan
merugikan orang lain, mampu memberi dan menerima kepercayaan dari orang lain,
dan mampu menjalankan amanah.
3)
Memelihara
janji, yaitu selalu bisa menepati janji kepada siapapun, bisa dipercaya,
memiliki komitmen tinggi, patuh, tidak menginterpretasikan persetujuan dalam
bentuk teknikal atau legalistik dengan dalih ketidakrelaan.
4)
Kesetiaan,
yaitu memiliki rasa hormat kepada siapapun termasuk kepada bangsa dan negara,
pandai menyimpan rahasia yang memang seharusnya tidak disebarluaskan kepada
siapapun, menghindari konflik
berdasarkan kepentingan individu atau kelompok.
5)
Keadilan,
yaitu kemampuan berlaku adil kepada siapa pun dan dalam bentuk apapun, berbudi
luhur, segera mengakui kesalahan bila bersalah, menunjukkan komitmennya kepada
keadilan, toleransi kepada keberagaman dan perbedaan, tidak mengambil
keuntungan dari kemalangan orang lain.
6)
Suka
membantu orang lain, yaitu memberikan pertolongan dalam setiap peristiwa di
mana orang lain membutuhkan pertolongan, belas kasihan kepada orang lain,
mementingkan kebersamaan, dan menghindari segala sesuatu yang merugikan atau
membahayakan orang lain.
7)
Hormat
kepada orang lain, yaitu meningkatkan dan menghormati martabat orang lain,
menghindari usaha merendahkan martabat orang lain, menghormati kebabasan
berpendapat dan menentukan nasib diri orang lain, tidak merendahkan harga diri
orang lain, dan tidak mempermalukan orang lain.
8)
Tanggung
Jawab sebagai warga negara, yaitu selalu menaati undang-undang dan peraturan
negara, memiliki kesadaran sosial yang tinggi sebagai warga negara, menjunjung
tinggi dan ikut melakukan aktivitas program pemerintah, menjalankan proses
demokrasi dengan baik dan benar.
9)
Meraih
keunggulan yaitu berusaha mencapai keunggulan dalam setiap hal, baik dalam
pertemuan secara pribadi maupun dalam aktivitas sebagai profesional, tekun,
dapat diandalkan, rajin, memegang komitmen, bekerja maksimal sesuai kemampuan,
mengembangkan dan mempertahankan tingkat kompetensi yang tinggi.
10)
Akuntabilitas,
yaitu yang memiliki tanggung jawab atas segala perbuatan, aktivitas, dan
keputusan yang dibuatnya, serta mampu menjadi contoh baik orang lain.
4.
Zimmerer
(1996), menyebutkan setidaknya ada lima (5) tanggung jawab sosial perusahaan.
Sebutkan dan Jelaskan.
Jawaban :
1)
Tanggung
jawab terhadap lingkungan. Perusahaan harus menyatu dan memperlakukan
lingkungan dengan baik serta melakukan hubungan komunikasi secara intens dengan
masyarakat sekitar agar masing-masing pihak dapat saling menguntungkan sehingga
tercipta keharmonisan.
2)
Tanggung
jawab terhadap karyawan. tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan bisa
dilakukan dengan berbagai bentuk seperti :
a)
Mendengarkan
dan menghormati pendapat karyawan
b)
Meminta
masukan, pendapat, atau ide dari karyawan.
c)
Selalu
memberikan umpan balik
d)
Selalu
menceritakan tentang kepercayaan (trust) kepada seluruh karyawan;
e)
Memberikan
peluang selebar-lebarnya tentang harapan mereka;
f)
Memberikan
imbalan yang setimpal kepada setiap karyawan yang telah bekerja dengan baik;
g)
Memberikan
kepercayaan kepada karyawan dalam melakukan pekerjaannya.
3)
Tanggung
jawab terhadap pelanggan. ada dua macam tanggung jawab terhadap pelanggan yaitu
menghasilkan barang dan jasa yang bermutu tunggi, dan memberikan harga yang
adil dan layak.
4)
Tanggung
jawab terhadap investor. setiap perusahaan harus mempertanggung jawabkan pengembalian
investasi kepada investor dan memaksimalkan laba yang mungkin bisa
diperolehnya. Pertanggungjawaban perusahaan kepada investor biasanya berbentuk
laporan keuangan yang rinci dan setepat mungkin pada setiap akhir tahun.
5)
Tanggung
jawab terhadap masyarakat. Bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap
masyarakat, khususnya sekitarnya adalah dengan memberikan lapangan pekerjaan
seluas-luasnya, tetapi tentunya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Di samping
itu juga perusahaan harus memberikan kesejahteraan dengan memberikan pelayanan
kesehatan cuma-cuma.
5.
Sebutkan
dan jelaskan sejumlah unsur yang perlu dipertimbangkan dalam merancang dan
mengembangkan sebuah pedoman perilaku dan kebijakan persahaan.
Jawaban :
1)
kejujuran
merupakan harga diri, kehormatan dan kemuliaan bagi siapapun yang berpegang
teguh kepadanya. sebaliknya kebohongan hanya mendatangkan untuk sedikit,
niscaya akan menghancurkan kredibilitas perusahaan kita (Abdullah Gymnastiar;
2004). Dengan demikian kejujuran sangat diperlukan untuk membangun
kredibilitas, reputasi dan pada akhirnya membangun perusahaan.
2)
Persaingan.
perusahaan harus mendukung prinsip-prinsip persaingan pasar bebas menurut hukum
yang berlaku sehingga tercipta prilaku bisnis yang baik.
3)
Kerahasian
dan informasi. Perusahaan menghormati kerahasian individu dan hukum yang
terkait dengannya. Dilarang menggunakan informasi rahasia atau mempengaruhi
harga.
4)
Pengendalian
gosip. Perusahaan harus bertekad menjamin bahwa perusahaan dapat mengungkap
dengan jujur masalah-masalah yang menyangkut perbuatan melanggar hukum atau
malpraktik tanpa khawati akan dijadikan korban, dianiaya, atau diperlakukan
diskriminatif. Perusahaan juga harus bertekad menyelidiki permasalahan semacam
itu dengan benar.
5)
Saling
menghormati. Perusahan bertekad menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan
setiap karyawan bisa saling menghormati, saling mempercayai, dan merasa
bertanggung jawab atas kinerja dan nama baik perusahaan.
6)
Anti
kriminasi. Perusahaan harus menghormati martabat dan hak setiap rekanan untuk
mendapat tempat kerja yang bebas dari penganiayaan, kekerasan atau kerugian
fisik. Semua diskriminasi harus dihapuskan seperti diskriminasi ras, keimanan,
cacat fisik, jenis kelamin, status perkawinan (kawin, tidak kawin, janda, dan
duda), kepercayaan agama atau politik, usia atau orientasi seksual.
7)
Kerja
paksa. Perusahaan tidak akan melakukan
kerja paksa terhadap setiap karyawannya. Oleh karena itu, perusahaan akan
mematuhi peraturan-peratuaran ketenagakerjaan yang berlaku.
8)
Pekerja
anak-anak. Perusahaan melindungi hak setiap anak dari eksploitasi ekonomi dan
menghormati peraturan-peraturan batas usia minimal pekerja disetiap negara
tempat perusahaan ini operasi.
9)
Upah
dan tunjangan. Perusahaan harus mematuhi peraturan upah minimun dan memberikan
semua tunjangan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.
10)
Bebas
dari penganiayaan. Perusahaan harus menciptkan budaya kerja yang memungkinkan
semua yang terlibat bisa berkerja denga nyaman tanpa gangguan takut intimidasi,
balas dendam, atau penyaniayaan; dan perusahaan akan terus berusaha semaksimal
mungkin supaya budaya semacam itu tetap berkembang dalam perusahaan.
11)
Produk
yang aman dan sehat. Perusahaan harus bertekad memproduksi barang berkualitas
tinggi dan aman dipakai konsumen.
12)
Lingkungan
kerja. Perusahaan peduli dengan keamanan karyawan dan memahami penderitaan yang
dialami karyawan dan keluarganya akibat kecelakaan kerja. Perusahan bertekad
menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi rekanan, kontraktor dan
pengunjung-pengunjung dan didukung deng sistem dukungan lingkungan yang luas.
13)
Lingkungan
sekitar sumber daya perusahaan. Perusahaan bertekad mengelola usaha-usahanya
dengan cara yang bisa dipertanggung jawabkan. Dengan terus-menerus meneliti
sumber daya-sumber daya dan prosedur-prosedur yang digunakan untuk membuat
produk-produk, maka perusahaan bertekad menerapkan manajemen lingkungan
berkelanjutan pada usaha-usahanya.
14)
Lingkungan
perusahaan. masyarakat sekitar perusahaan adalah bagian penting dan tidak
terpisahkan dari kehidupan perusahaan secara langsung dan tidak langsung. Oleh
karena itu, perusahaan bertekad memelihara kebersihan, kesejahteraan ,
meminimalisasi kegiatan yang menimbulkan polusi, meningkatakan kesehatan
masyarkat sekitarnya dan memupuk hubunga interaktif, menguntungkan dan
berkelanjutan dengan masyarkat.
15)
Asas
kepatuahan. Perusahaan menjunjung tinggi prinsip-prinsip keterbuakaan penuh
yang sesuai dengan aturan kerahasiaan bisnis standar. Perusahaan akan menyimpan
semua dokumen yang dibutuhkan untuk mematuhi pedoman prilaku dan kebijakan etika
perusahaan hukum-hukum negara. Jika perusahaan menemukan siapa pun yang tidak
mematuhi pedoman prilaku dan kebijakan etika perusahaan, maka perusahaan akan
melakukan langkah-langkah perbaikan atau akan menghentikan hubungan bisnis
dengan pelanggar tersebut.
6.
Jelaskan
pengertian komunikasi dan jenis komunikasi.
Jawaban :
v Pengertian
komunikasi yaitu proses penyampaian pikiran, perasaan dan pengalaman dengan
menggunakan media lisan atau tulis.
v Jenis komunikasi
dapat dibedakan menjadi dua yaitu komunikasi kelompok dan massa. Kelompok bisa
berarti kecil atau besar dimana setiap orang yang berada di dalam kelompoknya
tetap pada identitas mereka masing-masing. Komunikasi massa disampaikan kepada
sejumlah anggota kelompok yang besar, dan biasanya disampaikan melalui media
massa. Anggota yang berada dalam kelompok tersebut biasanya sangat sedikit
memiliki kesempatan memberikan umpan balik.
7.
Sebutkan
dan jelaskan sepuluh (10) unsur utama teknis proses komunikasi.
Jawaban :
1)
Manusia
sebagai komunikator. Pengertian komunikator adalah orang yang menyampaikan
pesan. Di dalam sebuah organisasi, biasanya orang yang sering menjadi
komunikator adalah pucuk pimpinan dan para menajer. Seseorang yang berada di
pucuk pimpinan atau staf pimpinan harus memiliki kemampuan berkomunikasi secara
efektif baik secara vertikal maupun secara horizontal.
2)
Pesan
yang akan dikomunikasikan. Pertukaran pesan, baik verbal maupun non-verbal
terjadi selama komunikasi berlangsung. Dalam suatu organisasi atau perusahaan,
selain komunikasi dua arah, biasanya pesan juga berbentuk sebuah keputusan yang
harus dilaksanakan, perintah untuk dikerjakan, intruksi untuk dijalankan,
kebijaksanaan untuk dioperasionalkan, informasi untuk diketahui, dan
sebagainya.
3)
Saluran
komunikasi. Pada hakikatnya saluran komunikasi adalah segala sarana yang
dimanfaatkan oleh komunikator untuk menyampaikan pesan yang disampaikan kepada
komunikan. Pesan melalui suara, penglihatan, rasa, penciuman, sentuhan, dan
sebagainya adalah saluran yang biasa kita gunakan. selain itu saluran komunikasi
dapat berupa alat buatan manusia dengan beragam bentuk.
4)
Metode
komunikasi. Metode komunikasi adalah segala sarana yang dimanfaatkan
komunikator untuk melakukan hubungan dengan komunikan. secara sederhana metode
komunikasi dapat dibagi dalam dua golongan, yaitu komunikasi lisan maupun
tulis. metode apapun digunakan akan kurang bermanfaat apabila tujuan komunikasi
kurang jelas bagi pihak yang terlibat, atau pesan yang dikomunikasikan memiliki
sasaran yang kuran pasti, atau menggunakan bahasa yang sulit dipahami
komunikan.
5)
Komunikan
atau penerima pesan. Dalam komunikasi organisasi, para komunikator mengajak
komunikan berkomunikasi untuk menyampaikan perintah atau intruksi, menyampaikan
informasi dan data, memberikan petunjuk atau pedoman, menanyakan sesuatu yang
belum jelas, dan membujuk agar komunikan bisa merubah sikap dan prilaku yang
diinginkan komunikator.
6)
Gangguan
atau distorsi. Gangguan adalah segala sesuatu yang mengurangi kualitas dan
kenyaman berkomunikasi. Gangguan bisa bersifat fisik dan non-fisik.
7)
Konteks.
Komunikasi selalu berkaitan dengan prilaku walaupun pengaruh sangat halus
sehingga kadang-kadang kurang dapat dirasakan. Konteks komunikasi dan prilaku
nampak pada perubahan sikap seseorang, yaitu ketika mengubah gaya bicara, sikap
tubuh atau cara berpakaian agar lebih sesuai dengan lingkungan, dan sebagainya.
8)
Umpan
balik. Kita tentu mengetahui bahwa komunikasi selalu terjadi antara dua pihak
yang saling bertukar pesan atau informasi. Umpan balik akan muncul ketika
diantara dua pihak tersebut memberikan isyarat verbal dan non-verbal. Dari
umpan balik inilah komunikator akan mengetahui cara lawan komunikasi menangkap
pesan yang disampaikan. Umpan balik bisa disebut positif ketika umpan balik
mampu memberikan dorongan untuk bereaksi dan sebaliknya.
9)
Pengaruh.
Pengalaman komunikan berpengaruh terhadap kedua pihak yang saling berinteraksi.
Pengaruh dapat bersifat emosional, fisik, kognitif atau kombinasi dari
ketiganya.
10)
Lingkungan
komunikasi. Tempat terjadinya suatu proses komunikasi juga menjadi hal yang
penting dalam mencapai komunikasi efektif.
8.
Sebutkan
dan jelaskan konsep 5 hierarki kebutuhan dasar, yang dapat disusun dalam
hierarki dari kebutuhan terendah sampai tertinggi disertai dengan contoh nyata
penerapannya.
Jawaban :
1)
Kebutuhan
Fisiologis, yaitu kebutuhan mempertahankan kelangsungan hidup, termasuk
kebutuhan primer untuk makan, minum, perlindungan fisk, bernafas, dll.
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai
kebutuhan paling mendasar atau utama.
2)
Kebutuhan
Rasa Aman/Keamanan, yaitu kebutuhan akan perlindungan untuk menjauhkan diri
dari berbagai bahaya, ancaman, dan pertentangan.
3)
Kebutuhan
akan Rasa Memiliki dan Cinta, yaitu kebutuhan untuk disayangi dan
diperhitungkan sebagai pribadi; diterima oleh kelompok, mitra dan sahabat, dan
kebutuhan untuk mencintai serta dicintai.
4)
Kebutuhan
Penghargaan/Harga Diri, yaitu kebutuhan akan harga diri dihargai, dihormati dan
diakui oleh orang lain.
5)
Kebutuhan
Aktualisasi Diri, yaitu kebutuhan untuk memaksimalkan/ mengunakan kemampuan,
keterampilan dan potensi yang dimiliki individu melalui berbagai kegiatan serta
kebutuhan berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, memberi penilaian, dan
kritik terhadap sesuatu.
9.
Sebutkan
dan jelaskan hal-hal mendasar yang perlu dipahami oleh seorang manajer yang
ingin menjadi motivator.
Jawaban :
1)
Motivasi
kepada diri sendiri. Ini adalah hal pokok yang penting sebelum manajer
memotivasi orang lain. Ia harus menciptakan suasana dan keteladanan yang dapat
menjadi bahan motivasi orang lain.
2)
Kecerdasan
emosi. Seorang motivator harus memiliki kecerdasan emosi yang baik karena hal
tersebut merupakan dasar untuk berkomunikasi dengan diri sendiri dan orang
lain. ada kalanya juga, kecerdasaan emosi dapat digunakan untuk menghadapi
penyimpangan dalam hal pengambilan keputusan. kecerdasan emosi mencakup
pengelolaan emosi diri sendiri maupun orang lain.
3)
Empati.
Empati adalah usaha menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain.
Perlu disadari bahwa sesungguhnya motivasi hanya berkerja di luar, namun
semangat motivasi sebenarnya bertanda di dalam diri masing-masing orang. Oleh
sebab itu, dengan berusaha menempatkan diri menjadi orang lain, ide-ide untuk
memotivasi orang lain akan menjadi lebih tajam karena kita melihat dengan kaca
mata orang tersebut bukan dengan kaca mata kita sendiri.
4)
Memberikan
harapan terbaik kepada bawahan yang Anda pimpin. Sebagai seorang motivator,
Anda harus membentuk orang-orang untuk mencapai keberhasilan sehingga mereka
dapat memberikan yang terbaik kepada Anda. Seorang motivator terus mendorong
bawahannya, untuk menambah pengetahuan dan keterampilan agar mereka dapat
memberikan kinerja terbaik di pekerjaan mereka. Dengan demikian tujuan bersama
dapat tercapai dengan lebih baik dan lebih cepat. selain menambah pengetahuan
dan keterampilan Anda juga harus selalu mengingatkan mereka bahwa mereka
memiliki potensi tersembunyi dan Anda ingin melihatnya.
5)
Pelajarilah secara serius hal-hal pokok yang
dibutuhkan bawahan. Jangan menganggap bahwa orang lain memiliki kebutuhan yang
sama dengan motivator. Rencana motivasi yang baik haruslah dirancang dengan
melihat keinginan atau hasrat mereka saat ini dan bukan bukan berdasarkan
motivator itu sendiri. seorang manajer harus melihat dan mempelajari hal-hal
yang dibutuhkan bawahanya.
6)
Tetaplah
standar keunggulan yang tinggi (benchmark). Seorang manajer yang mampu
menetapkan standar keunggulan yang tinggi berarti mendorong seseorang atau
bawahan untuk mencapai target atau nilai tertentu. memiliki keunggulan nilai
yang tinggi merupakan kebanggan tersendiri bagi seseorang yang mampu meraihnya.
7)
Ciptakan
suasana di mana kegagalan bukanlah sesutau yang fatal. Motivator yang baik akan
selalu mengingatkan bahwa kegagalan adalah bukan bencana. Kegagalan adalah
pengalaman yang akan membentuk kesuksesan. Seorang motivator tidak akan
mengumumkan kegagalan seseotang tetapi hanya keberhasilan yang dicapai.
motivator dapat memberikan contoh-contoh orang yang berhasil yang melalui
berkali-kali kegagalan.
8)
Dukunglah
terus seseorang yang akan melakukan apa yang Anda inginkan. Prinsip ini
mengajarkan seorang motivator yang senantiasa mendukung orang lain, untuk
melakukan apa yang diinginkan motivator. contoh, pimpinan anda menghendaki Anda
untuk menyelesaikan tugas tertentu. Oleh karena itu, Pimpinan anda berusaha
terus menerus memberikan motivasi serta strategi penyelesaiannya.
9)
Gunakan
keteladanan untuk merangsang keberhasilan. ketika kita berusaha membujuk
seseorang melakukan sesuatu, maka itu berarti menuntut kita sendiri harus
memberi contoh bagaimana melakukannya. cerita ini mengenai kerja keras dan
keberhasilan dapat membuat seseorang menjadi yakin karena cerita-cerita
tersebut langsung mengena ke hati yang menggetarkan perasaan dan mengubah
sikap.
10)
Jangan
ragu memberi pujian atas prestasi. Suatu pujian berarti penguatan secara
posittif. Oleh karena itu berikanlah pujian secara langsung dan jika perlu
diketahui oleh banyak orang. kita harus selalu ingat bahwa hakikatnya manusia
adalah makhluk yang haus akan pujian atas prestasi mereka.
11)
Gunakan
perpaduan antara pergulatan yang positif dengan pergulatan yang negatif.
Pergulatan positif adalah pujian, penghargaan, kasih dan lain-lain. Sebaliknya,
pergulatan negatif adalah hukuman, teguran, amarah dan lain-lain. kedua
pergulatan ini adalah dua hal yang saling bertentangan namun dapat memotivasi
orang lain. Seorang motivator harus jeli melihat kapan menggunakan pergulatan
negatif atau positif untuk memotivasi orang lain.
12)
Ciptakan
keinginan bersaing. Ciptakanlah persaingan untuk memberikan inspirasi, ide dan
memacu semangat dalam mencapai sasaran kerja dan bukan sebaliknya.
13)
Ciptakan
kerja sama. Arti kerja sama di sini adalah melakukan sesuatu secara
bersama-sama. Kebersamaan membangkitkan motivasi yang luar biasa karena semakin
banyak yang mendukung, maka semakin kuat tekad yang timbul. semakin banyak ide
yang mancul semakin cepat pekerjaan selasai.
14)
Kembangkan
para pemberontak menjadi penggati Anda. Seorang pemimpin sekaligus motivator
jangan menganggap bahwa kehadiaran seorang pemberontak akan mematikan niat kita
sebagai motivator. hal ini perlu kita sadari bahwa sifat kontradiksi adalah
alami dari manusia yang ingin membatasi pimpinan menentukan nasib mereka.
Bawahan pemberontak seperti itu dapat dikembangkan menjadi pemikir yang bebas,
kritis, dan kreatif, memiliki pendapat sendiri dan berkemampuan untuk memimpin
orang-orang. Namun apabila ia tidak bisa dikendalikan maka sebaiknya menggeser
atau memecat orang tersebut.
15)
Usahakan
agar motivasi anda tetap tinggi. Berbagai cara bisa Anda lakukan untuk
memantapkan dan menjaga tingkat motivasi, misalnya, bergaul dengan orang-orang yang
berhasil dan berpikiran positif, mengawasi gagasan-gagasan yang masuk
memanfaatkan sumber informasi, meningkatkan kemampuan dan keterampilan anda
dengan mengikuti kursus seminar, serta meningkatkan spiritualitas anda.
10.
a.
Sebutkan dan jelaskan penerapan teori motivasi.
jawaban :
a)
Manajemen
berdasarkan sasaran (Management by Objective = MBO). Konsep MBO yang pertama
kali dikemukakan oleh Peter Drucker merupakan suatu program yang mencakup
berbagai tujuan yang khas yang ditentukan secara partisipatif untuk satu kurun
waktu yang eksplisit, dengan umpan balik mengenai berbagai kemajuan penerapan
tujuan. Ini berarti MBO merupakan cara menggunakan tujuan untuk memotivasi
orang-orang, bukannya untuk mengawasi mereka.
b)
Modifikasi
prilaku, merupakan penerapan teori penguatan kepada individu-individu dalam
situasi kerja. modifikasi prilaku merupakan progam di mana para manajer
mengidentifikasi prilaku karyawan yang dihubungkan dengan kinerja kemudian
menjadi suatu strategi intervensi untuk memperkuat prilaku kinerja yang
diinginkan dan melemahkan prilaku yang tidak diinginkan.
c)
Program
pelibatan karyawan, yaitu suatu proses partisipasi yang menggunakan seluruh
kapasitas karyawan dan didesin untuk mendorong peningkatan komitmen bagi
kesuksesan organisasi.
d)
Rencana
kepemilikan saham karyawan, yaitu suatu rencana tunjangan yang ditegakkan
perusahaan di mana para karyawan memperoleh saham sebagai bagian dari tunjangan
mereka. program ini sangat berpotensi meningkatkan kepuasan kerja karyawan dan
memotivasi mereka.
e)
Program
upah variabel, yaitu suatu bagian dari upah seorang karyawan yang berdasarkan
pada sesuatu ukuran kinerja individu dan/atau organisasional. Artinya, upah
variabel bukanlah suatu anuitas (jumlah tetap setiap tahunnya) melainkan
berfluktuasi sesuai ukuran kinerja.
f)
Rencana
upah berdasarkan keterampilan, yaitu usaha menyusun tingkatan upah berdasarkan
pada keterampilan yang dimiliki karyawan dan seberapa besar pekerjaan dapat
diselasaikan dari keterampilan yang mereka miliki.
g)
Tunjangan
fleksibel, yaitu program pemberian kesempatan kepada karyawan untuk menentukan
sendiri program tunjangannya dalam memenuhi kebutuhan pribadi mereka dengan
memilih dan memungut dari suatu daftar pilihan tunjangan yang diberikan
perusahaan.
h)
Harga
sebanding, yaitu suatu ajaran yang mengatakan bahwa pekerjaan-pekerjaan yang
sama nilainya bagi sebuah organisasi hendaknya diambil secara sama, tidak
peduli apakah isi pekerjaan-pekerjaan itu serupa atau tidak. Namun dalam
prakteknya ajaran ini sulit diterapkan, sebab kekuatan budaya dan sistem
pengupahan masyarakat telah menciptakan diskriminasi berdasarkan jenis kelamin
dalam kelas-kelas pekerjaan tertentu.
b.
Sebutkan dan jelaskan program pelibatan karyawan.
Jawaban :
1)
Manajemen
Partisipatif, yaitu suatu proses di mana bawahan berbagi kekuasaan pengambilan
keputusan bersama atasan langsungnya.
2)
Partisipatif
Representatif, yaitu para karyawan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
organisasional melalui kelompok kecil sebagai perwakilan karyawan.
3)
Lingkaran
Kualitas, yaitu suatu kelompok kerja dan para karyawan yang bertemu secara
teratur pada jam kerja di perusahaan untuk membahas berbagai masalah mereka,
menyelidiki penyebab, membuat rekomendasi dan mengambil tindakan korektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar